fbpx

Aqiqah Nurul Hayat

Tips Dampingi Si Kakak untuk Menerima Adek Baru

Tips Dampingi Si Kakak untuk Menerima Adek Baru. “Saat diketahui positif hamil, beberapa ibu bingung cara untuk menyampaikan dan mengajarkan pada anak untuk bisa menerima adiknya kelak. Dengan mengetahui hal ini, sang kakak bisa menghilangkan rasa cemburu nantinya.”

Mempersiapkan anak untuk menerima adik tidaklah mudah. Seringkali, anak merasa cemburu dengan adik bayi yang baru lahir. Si Kecil merasa takut perhatian orangtua akan beralih pada adiknya. Sehingga, beberapa anak akan melampiaskan rasa cemburunya dengan merengek dan berusaha mencari perhatian lebih pada orang tuanya. Lalu, apa yang seharusnya orangtua lakukan?

Beberapa Cara agar Sang Kakak Bisa Menerima Adik yang Baru Lahir

Rasa cemburu adalah hal yang umum terjadi saat anak pertama secara tiba-tiba mendapatkan adik. Hal ini bisa menimbulkan masalah yang besar jika ibu tidak memberikan penjelasan pada anak. Ada banyak strategi dan permainan sederhana yang bisa membantu untuk menjelaskan jika bayi butuh perhatian dan perawatan khusus.

Dengan begitu, Sang Kakak lebih siap saat Sang Adik lahir. Cara ini juga dapat membantu mencegah perasaan cemburu dan malahan lebih bersemangat saat bertemu anggota keluarga baru. Lalu, bagaimana sih cara yang bisa ibu terapkan? Intip tipsnya berikut!

1. Beritahu Segera

Sejak bayi masih di dalam kandungan, beri tahu calon kakak tentang kehadiran adik barunya. Semakin cepat ia tahu, maka semakin siap untuk menyambut anggota keluarga baru. Apabila Si Kecil sudah siap menerima kehadiran adiknya, ia dapat membantu orangtua menjaga dan merawat adik barunya di kemudian hari.

Maka dari itu, ibu dapat memberitahunya tentang kehadiran adik baru saat masih di dalam kandungan dengan bahasa yang mudah dimengerti. Penanaman tentang suatu pemahaman umumnya tidak bisa dalam waktu yang singkat dan harus repetitif. Terus ulangi hingga adik lahir.

2. Perkenalkan Konsep Kakak Beradik

Si Kecil perlu diberi tahu tentang konsep kakak beradik. Ibu bisa memberitahukannya tentang cerita kakak beradik melalui dongeng. Ibu juga bisa membuka kembali album foto lama saat ia masih bayi, sehingga ia memiliki gambaran seperti apakah adik bayinya nanti. Jika ibu memiliki adik, ibu bisa menceritakan ke anak tentang masa kecil ibu dengan adik.

3. Libatkan dalam Persiapan

Ibu dapat melibatkan Si Kecil dalam persiapan menyambut adik baru, termasuk saat membeli perlengkapan bayi. Mintalah pendapat Si Kecil tentang warna baju, celana, atau perlengkapan lain yang akan dibeli untuk adik baru. Ibu juga perlu melibatkannya saat mempersiapkan tempat tidur untuk sang adik.

4. Tetap Beri Si Kecil Perhatian

Kecemburuan Si Kecil biasanya disebabkan oleh rasa takut kehilangan kasih sayang dari orangtua. Karena itu, tetap berikan perhatian yang ia butuhkan dan yakinkan dirinya untuk tidak merasa tersaingi dengan kehadiran adik baru.

5. Bekerjasama dengan Pasangan

Untuk mempersiapkan Si Kecil menerima adik baru, ibu tidak bisa bekerja sendirian. Ibu perlu bekerjasama dengan pasangan untuk memberikan pengertian pada Si Kecil. Biarkan Si Kecil menghabiskan waktu dengan ayahnya, sehingga Si Kecil tidak rewel dan bisa bermain dengan ayahnya di saat ibu fokus mengurus adik baru.

Ayah juga bisa merencanakan kegiatan seru bersama Si Kecil yang bisa dilakukan ketika nanti ibu sedang mengurus adik baru, seperti menggambar, mewarnai, menonton film, atau kegiatan seru lainnya.

6. Beri Si Kecil Pengertian  

Sambil menunggu kelahiran adik kecil, jangan lupa untuk memberi Si Kecil pengertian tentang sifat bayi. Misalkan, beri pengertian bahwa adik barunya akan sering menangis dan ibu akan sering menggendong adik. Meskipun tidak mudah, hal ini akan membantu Si Kecil siap menerima kehadiran adik baru.

Nah, itulah beberapa cara yang bisa ibu lakukan agar anak bisa menerima adiknya yang baru lahir. Ibu bisa mengajarkannya sejak mengetahui hasil pemeriksaan kehamilan positif. Ingat, semakin dini ibu memberitahu perihal ini pada anak, ia akan semakin paham.

 

Klik di sini untuk pemesanan Aqiqah Nurul Hayat :

 

Source : halodoc